KEJANGGALAN KALAHNYA TIMNAS KRIKET
INDONESIA DI AJANG ASIAN GAMES 2023

Kekalahan kontroversial tim kriket Indonesia melawan Pakistan di Hangzhou, China pada ajang Asian Games 2023 (21/9), telah menimbulkan pertanyaan serius tentang keadilan keputusan di turnamen setingkat internasional. Diakibatkan kondisi force majeure yang disebabkan oleh hujan deras di lokasi pertandingan, Timnas Kriket Indonesia dinyatakan kalah. Alasan lainnya juga karena peringkat Timnas Pakistan jauh lebih unggul dari Indonesia. Hal ini yang memicu timbulnya kontroversi di kalangan penggemar olahraga dan juga pendukung timnas indonesia.

Untuk menghadapi situasi ini, seharusnya panita Asian Games merespon kritikan dan memperbaiki kesalahan ataupun kekurangan dalam peraturan ini. Keterbukaan kepada publik juga hal penting untuk mengambil keputusan dalam menentukan bagaimana keberlanjutan pertandingan apabila ada kejadian seperti ini lagi, sehingga pihak panitia dapat dipercaya kembali dalam mengambil keputusan. Selain itu, akibat dari kesalahan panitia tersebut memicu amarah netizen Indonesia yang merasa dirugikan. Para netizen menyerang akun media sosial panitia Asian Games. Berbagai macam kalimat disampaikan di kolom komentarnya, ada yang meminta kejelasan terkait keputusan tersebut, mengulang pertandingan bahkan sampai menghina pihak panitia.

Apabila hal ini terjadi kembali tanpa improvisasi, tentu harus dipertanyakan kembali integritas dan keadilan dari pihak penyelenggara. Bisa-bisa mengakibatkan tim-tim kecil atau yang berperingkat rendah di ajang olahraga tertentu akan menolak untuk ikut beserta di Asian Games ini. Tentu hal-hal tadi akan mencoreng nama negara penyelenggara bahkan nama Asia itu sendiri. Harapan ke depannya panitia mengubah peraturan yang belum jelas itu agar tidak terjadi hal kontroversi seperti ini lagi. Dalam olahraga kita mengenal istilah 'Fair Play'. Keputusan sepihak sama sekali tidak mencerminkan apa itu Fair Play. Selain itu juga dari pihak peserta perlu memberikan perhatian lebih lagi kepada cabang olahraga yang kurang dilirik di negaranya, agar hal-hal seperti ini dapat dicegah oleh pihak peserta. Oleh karena itu, saran yang diusulkan adalah mengatur kembali kejelasan terkait  peraturan Force Majeure dalam pertandingan olahraga, sambil mengusung 'Fair Play', untuk memastikan integritas keadilan dalam olahraga bahwa hal tersebut bukanlah hal sepele. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan kepercayaan masyarakat yang merasa dirugikan akan kembali, dan integritas kompetisi internasional pulih kembali.

Comments